Refleksi Diri ????

#Kelemahan Manusia#

Ayat dalam Al-Qur’an ini perlu direnungkan :

Allah Ta’ala berfirman : “…. maka kaki tergelincir setelah kokoh….” (QS. An-Nahl 94)

Tidak dikatakan “kaki tergelincir karena tidak kokoh”, tapi “setelah kokoh”.

kehidupan penuh ujian, kekokohan (keteguhan) adalah sesuatu  yang berat dan sulit. keteguhan (kekokohan) bukan karena sering mendengarkan berbagai nasehat baik, akan tetapi karena mempraktekkannya.

Seseorang yang selalu ingat dan sadar akan adanya hari perhitungan (yaumul hisab) dan hari pembalasan (yaumul jaza), pasti akan selalu dalam kondisi sadar dan ingat pula akan berbagai kewajiban juga tanggung jawabnya.

Dia takkan pernah tertarik untuk menzalimi atau berlaku sewenang-wenang terhadap orang lain, walaupun berbagai kesempatan terpenuhi dan betapapun menggiurkan itu.

“Sebagian perilaku maksiat apapun bentuknya yang dilakukan oleh seseorang, itu pasti karena dia lupa, lalai dan tidak sadar akan adanya hari pembalasan.”

Allah Ta’ala berfirman : “… Seandainya mereka melakukan apa yang telah dinasehatkan, niscaya itu baik untuk mereka dan  lebih mengokohkan…. “ (QS. An-Nisa 66)

Mintalah sesuatu keteguhan dari Allah. Wahai Dzat yang membolak balikkan hati, tetapkanlah hati kami diatas agama-Mu.

Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qulubana aq Daamana ‘ala Diinik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *