EQUASI AGUNG M-THEORY

EQUASI AGUNG M-THEORY

“Tengadahlah ke bintang-bintang, seolah kita telah kembali ke rumah”, Demikianlah ujar CarlSagan, seorang Kosmolog yang kepalanya dipenuhi banyak pertanyaan yang sebagian dapat ia jawab, sebagian lagi telah menaklukannya dalam labirin spekulasi.

Bintang-bintang dilangit dalam kosmologi Heliosentris dikatakan berjarak ribuan bahkan jutaan tahun cahaya, Sebagian besar diantaranya berjarak Milyaran Tahun cahaya. Dalam Konstanta Matematik, Cahaya memilik kecepatan 3,00 x 10 Pangkat 8 m/s, dengan kata lain penglihatan kita pada bintang-bintang memiliki selisih dalam hitungan waktu hingga pada angka milyaran Tahun. Waktu yang ditempuh oleh cahaya bintang-bintang dilangit membutuhkan waktu yang lama untuk dapat sampat dikedua kelopak mata kita.

Ketika cahaya itu sampai dibumi, situasi sebenarnya telah lama berubah. Langit yang kita lihat bertaburan bintang pada malam hari sebenarnya sebuah atraksi dari kisah masa lalu jagat raya. Sebuah langit purba. yang datang dari masa lalu ke-masa depan kita untuk menceritakan asal usul dari alam semesta dan manusia. Itulah kenapa ketika kita melihat bintang-bintang dilangit, kita merasakan sesuatu yang sangat dekat, rumah kita.

Ada banyak pendapat tentang alam semesta, yang terpopuler adalah pandangan Teologi dan Fisika. Kedua-duanya memiliki peserta yang hampir sama banyaknya. Teologi menjelaskannya melalui Inskripsi-inskripsi yang di anggap suci ditambah penalaran rasional walaupun sebagian mereka kurang suka dengan cara kedua ini. Fisika menjelaskannya melalui persamaan atau equasi. Kedua jalan yang sedikit berbeda, tapi memiliki tujuan yang sama, yakni untuk menjawab kenapa kita berada disini.

Masa lalu alam semesta singgah dibenak manusia dengan daya tarik yang besar. Ia memunculkan spekuliasi bahwa jika kita mengetahui darimana semua ini berasal, kita dapat memahami kemana semua ini akan berakhir, dari sana kita menemukan alasan kenapa kita berada disini. Jika seluruh bentuk persamaan matematika dapat memiliki hubungan seperti Persamaan integral ( ∫ Xn Dx = X n+1/ n +1+ C ) yang menghubungkan Aljabar dan Trigonometri ( ∫ Sin_m x Cos_ n x dx => Sec_m x tan x dx), maka pasti ada satu Persamaan atau equasi yang dapat menjelaskan seluruh kejadian dialam semesta ini dalam satu Equasi yang sederhana. Inilah Spekulasi para Fisikawan, sebagaimana Spekulasi para teolog melalui teori kausalitasnya. Jika kita melihat adanya rangkaian kejadian yang berhubungan didunia ini, pasti ada sesuatu yang membuat semuanya saling terhubung.

Fisikawan meyakini adanya Persamaan/Equasi atau teori tunggal yang mampu menjelaskan segalanya walaupun hingga saat ini mereka belum juga menemukannya. Para agamawan meyakini adanya Prima Causa, sebab dari segala sebab yang mereka sebut Tuhan, walaupun mereka juga tidak semua menemukannya. Kalaupun ada yang menemukannya, itu sulit untuk dijelaskan kembali. Sesulit kehidupan Hawking yang berusaha menemukan M-Teory yang memang sulit untuk ditemukan.

Namun inti dari kisah rasa penasaran manusia terhadap masa laluinya ini adalah, betapa kehidupan telah memberikan suatu alasan bagi manusia untuk mempertahankan kehidupan. Alasan itu adalah Ilmu Pengetahuan. Pengetahuan hadir didunia manusia untuk menjawab semua bentuk pertanyaan yang muncul. Hadirnya bentuk-bentuk penjelasan mengenai tujuan dari hadirnya kita di alam semesta ini menandakan ketidak berhingga-an kecerdasan manusia. Peperangan, permusuhan, kebencian dan penindasan adalah hal-hal yang dapat meninggalkan rasa sakit dalam kehidupan manusia.

Seperti kata Lucy, “rasa sakit menghalangi manusia untuk berinteraksi dengan pengetahuan”. Satu-satunya jalan agar kehidupan manusia dapat disebut memiliki makna, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah mengobati rasa sakit ini dengan perdamaian, belas kasih, dan kemerdekaan berfikir. Bintang-bintang memang berjarak jauh, tapi mereka telah singgah dekat dalam fikiran kita. Sebagaimana dekatnya bumi, alam semesta menunggu untuk dikenal. Dengan Ilmu dan Pena, kembangkanlah Dunia.

 

Penulis: Abrahami/biiznillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *